ARSEEEEEENNN !!!!!
Terdengar suara menggelegar papa Wira memanggil Arsen begitu murka. Berkacak pinggang dan menatap tajam kepada anaknya dari ambang pintu. Arsen yang sedang meneguk minuman, langsung tersedak dan menyiprat ke laptop didepannya.
''Astaghfirullloh papa, bikin kaget aja sih, nih jadi basah kemana-mana." ucap Arsen sambil mengelap mulut dan laptopnya yang terkena air minumnya.
Lantas papa Wira mendekat dengan nafas memburu. "Apa -apaan kamu, nyuruh Niko yang jemput Ayunda di stasiun tadi siang?? Kamu udah ga mau jadi anak papa hah?
"Ck, pa , kenapa si harus marah-marah segala? hanya soal jemput wanita aja papa kaya gini , tantrum kaya anak kecil". Papa Wira melotot dan meraih telinga Arsen.
"Awwwww.... oke okee ampun pa..maafin Arsen..Arsen salah..aduuuhh sakit nih, lepasi pa..lepasin" rengek Arsen begitu papa Wira menjewer telinganya.
"Dengar Arsen, ini terakhir papa kasih tau kamu, kalau kamu masih menghindar , papa coret kamu dari KK papa". Tegas papa Wira kemudiaan melepas tangannya dari telingan Arsen.
"Iya iya..Arsen nurut, tapi Arsen ga janji bakal sama dia yaa pa, papa yang bilang kenal dulu. Cocok lanjut, ga cocok ga jadi, gitu kan pa?" Ucap Arsen sambil mengusap usap telinganya yang merah.
"Good. Awas yaa, papa ga main - main kali ini Arsen..ingat papa ini udah tuaa, udah pengin cucu, pengin liat kamu nikah, kamu mau papa mati penasaran hah?
"Ya Tuhan, pa..kok ngomong gitu si..iya iya Arsen nurut kok..maaf...jangan ngomong gitu lagi pa.." Arsen langsung memeluk papanya.
Setelah papa Wira keluar dari kamar Arsen. Dia merebahkan tubuhnya di tempat tidur,sambil menutup matanya. Pikirannya kembali ke 16 tahun yang lalu, kepada gadis kecil yang dulu dia janjikan untuk selalu bersama sama . Tiba-tiba dia langsung bangkit dan berjalan menuju meja dikamarnya dan membuka laci. Diambilnya gantungan ikan nemo dan senyuman terukir dibibirnya.
"Jasmine, sekarang kamu kaya apa? sekarang kamu dimana? tes..satu tetes air mata Arsen luruh. Apakah dia akan menyerah mencari Jasmine dan menerima perjodohan ini, atau akan tetap mencari Jasmine sementara papanya sudah menjodohkannya dengan Ayunda.
