Senin, 17 Juni 2024

Hello Cinta (Part 1)

Matahari senja yang hampir tenggelam, tak membuat Ayunda mengalihkan pemandangannya ke laut. Rambutnya yang terurai  menari nari dengan indah oleh hembusan angin, terlihat sepucuk senyuman yang menawan di wajahnya. Perlahan dia menutup mata bersamaan dengan tenggelamnya matahari sore ini. Gelap..

"Mbak Ayu, mbak Ayunda sudah gelap mari pulang, nanti masuk angin mba,'' tiba tiba datang seorang perempuan separuh baya menghampiri Ayunda dengan nafas yang terengah-engah.

''iya Bi, seger banget di sini, bikin hati Ayunda damai ,tenang''.

''iya mba, tapi ini sudah gelap ayo pulang, nanti eyang marah ,ayo mba Ayu,''. terlihat Bi Inah khawatir seraya menarik tangan Ayunda untuk meninggalkan tempat itu. Dan Ayunda hanya pasrah ketika tanggannya di gandeng oleh Bi Inah yang sudah menemaninya sejak Ia masih TK.

Di teras rumah terlihat Eyang Sukma yang sedang mondar mandir sambil meremas syal yang Ia pakai, hasil anyamannya sendiri.

"Assalamu'alaykum, Eyang uti kok diluar? anginnya lumayan gede lho, nanti Eyang kedinginan,'' Ayunda mendekati sambil memeluk eyang utinya dari samping.

"Waalaykumsalam ,Kamu ini gimana nduk,Eyang kan sudah bilang jangan lama lama di pantai, air laut sedang pasang,kok bandel ikih bocah yo,'' nasehat eyang Sukma sambil menarik hidung Ayunda.

"eyaaaaang ,sakiitttt tauuu,'' Ayunda meringis kesakitan. Sementara Bi Inah hanya tertawa geli

"Biarin,cah nakal,''

" iya Eyang maafin Ayu, tadi seger banget di pantai bikin damai,tenang jadi Ayu betah deh di sana,''

" Ya udah sana masuk, sholat terus makan ,Bi inah habis sholat siapin yaaa''.

" nggih eyang, permisi,'' Bi Inah langsung masuk ke dalam di ikuti Ayunda dan Eyangnya.

Sudah dua hari ini Ayunda  gadis kota yang manis menginap dirumah eyangnya, dengan rambut sebahu yang sering dia ikat asal-asalan tak ayal membuat kecantikan alaminya terpancar, walaupun tak sedikit yang mencibir penampilannya. Usianya yang masih 20 tahun, kuliah di Fakultas Teknik Informatika jurusan Sistem Informasi semester enam, menjadikan dia primadona dikampusnya. Banyak mahasiswa-mahasiswa sampai dosen muda yang mendekati Ayunda, namun tentu saja gadis itu selalu mempunyai alasan untuk menghindar. 

''Hallo Yah'' Ayunda dengan malas mengambil gawainya dari meja makan.

''Sayang, besok kamu pulang kan?'' sapa pria baya disebrang sana.

''Liat besok Yah, lagi pula Ayunda belum pesan tiket untuk pulang, rencana Ayunda mau pulang naik kereta".

"Lho, nanti lama sampainya, Ayah rencana mau pesankan tiket pesawat biar kamu cepat sampainya".

"Ayunda tuh lagi liburan Yah, dan sedang menikmati itu, makanya Ayunda mau pulang pergi naik kereta biar lebih menikmati perjalanan dan pemandangan yang indah , Ayah paham gak sih". Protes Ayunda. Eyang uti hanya melirik seraya tersenyum dan mengusap lengan Ayunda yang duduk di sampingnya agar menahan emosi.

"Baiklah, kalau memang begitu kemauanmu, ya sudah, yang penting kamu kabar-kabar jika mau pulang". Ucap Ayahnya mencoba mengalah dengan anak perempuanya itu.

"Oke Yah, Ayunda  tutup dulu ya telponya, lagi makan sama eyang".

"Salam buat eyang yah, ya sudah bye sayang".

'' Hem, bye". Setelah mengakhiri pembicaraannya dengan Ayahnya, Ayunda menghembuskan nafas dalam-dalam dan melanjutkan makan malamnya dengan eyang utinya.

''Bahasa mana itu, bye bye...mboknya diawali Asalammu'alaikum, lalu ditutup waalaykumsalam, gimana sih kalian, apakah begitu adab nya sebagai muslim?". Eyang uti mulai menasehati Ayunda.

"Kaya eyang ga tau aja Ayah, Ayahkan lurus kalau ada eyang doang, kalau ga ada eyang emmm zig zag hheehheeh".

"Hussh..kalau bicara itu yang baik, kalau ayahmu begitu maka kamu yang harus memperbaiki, bukan malah ikut-ikutan, malu sama almarhum eyang kakungmu , beliau itu disegani disini karena agamanya dimata masyarakat disini baik, dapat dicontoh, eehh anak sama cucunya kebalikannya, duh gusti nu agung, ampuni hambamu ini dan anak cucuku". Ucap eyang uti berkaca-kaca.

"Astaghfirulloh uti, maafin Ayunda yaa, Ayunda janji akan belajar lebih dalam lagi, eyang uti jangan terlalu berifikir yang engga-engga, okee". 

"Sudah, habiskan makananmu, setelah itu beberes besok kamu harus pulang".

"JIiaah eyang ngusirrr?" ledek Ayunda.

"Bukan ngusir, tetapi mengingatkan! Inah, tolong bereskan kan ya, saya mau ke kamar dulu''. Eyang uti beranjak dari tempat duduknya, meninggalkan Ayunda yang masih menyelesaikan makanannya.

Ayunda menatap eyang utinya heran dan menggaruk kepalanya. Ayunda lahir dari seorang pengusaha kaya raya begerak dibidang properti dan bangunan. Dia mempunyai dua kakak laki-laki. Walaupun kakak pertamanya lahir beda ibu dengannya, tetapi Ayunda tentu saja sangat menyayanginya. Sedangkan kakak keduanya sama-sama lahir dari Ayah dan rahim ibu yang sama. 

















Harapan 2024

 Senin , 17 Juni 2024.........


Alhamdulillah, tahun 2024 ini sangat penuh perjuangan. Akhirnya mimpi yang kutulis sebelumnya, di tahun 2014 atau 2015 terwujud. Saat ini aku bekerja di RSU Ananda Purwokerto sejak 3th lalu. Dan saat ini juga aku kuliah di Universitas Terbuka jurusan S1 Administrasi Negara. Alhamdulillah juga kendaraan motor juga aku punya saat ini.

3 hal ini yang aku impi-impikan sejak 10th lalu. Aku selalu berusaha tidak membuat mamaku ataupun suamiku repot, karena ini pilihan hidupku yang sudah kurancang 10th an lalu.

Sejak bapaku meninggal di tahun 2021, semangat untuk membahagiakan mama dan mewujudkan cita-cita bapaku semasa hidupnya, yang ingin anak2nya kuliah, alhamdulillah bisa aku wujudkan awal proses ini. Semoga Alloh SWT mudahkan. Sedih sekali, mengingat kepergian bapaku yang amat singkat. Bahkan aku belum sempat mewujudkan harapan-harapannya. Jika mengingat itu, aku lngsung menangis dan sesak sekali hati ini.

Aku sangat berharap bisa segera lulus dari perkuliahan ini, dan tentunya untuk meningkatkan pekerjaanku kedepannya. 

Bersyukur tentunya , menjalani hidup ini dikelilingi keluarga yang sangat menyayangiku, teman2 kerja yang baik, finansial yang terjaga sampai saat ini.

Hanya saja aku dan suami masih menunggu kehadiran buah hati, untuk pelengkap kebahagiaan kami. Mungkin kami belum maksimal dalam ikhtiar sampai saat ini.

Semoga Alloh lekas memberikan kami keturunan yang soleh solekhah aamiin..

Jumat, 08 Februari 2019

GAK JOMBLO LAGI GAEEEESSSS

sore..cikidang desa yang selalu ramai oleh kendaraan berlalu lalang menuju peternakan ayam...

8 februari 2019, 17.14

Udah lama banget gue ga nengok blog gue ini, hemmmm..sampai juga di tahun 2019 dan lebih indah lagi gue sekarang ga jomblo, gue udah nikah gaeeessss hahahah. Tepatnya di bulan Mei tanggal 13 ,2018 gue sah nih jadi istri. Namanya mas Khamid yang berhasil naklukin hati gue eaaaakkkkk jangan iri loh hhaha. Kalian bisa bayangin masa singkat
 pacaran gue yang hanya 5 bulan. Wow bukan taarufan sih, kita pertama ketemu tanggal 1 Januai 2018, nah ceritanya kita gowes bareng nih,karena sama sama suka nyepeda, sejak pertemuan itu terus si mas nya nih ngebet banget sama gue yaakkk, sampai langsung bilang ortu bahwa dia emang serius mau nikahin gue. Gue kaget dong kenal aja baru beberapa hari udah main gaet ajaa. Setelah proses diskusi hhaha jiaaah yang cukup panjang akhirnya gue menerima si masnya. Kemudian bulan Februari tanggal 24, 2018 keluarga si ,mas datang kerumah melamar gue ceritanya. Dan 3 bulan kemudian tepatnya bulan Mei tanggal 13 ,2018 berlangsunglah ijab qabul di rumah gue, bapa gue langsung jadi walinya dan mas Khamid dengan lantang mengucapkan ijab qabul ,SAH ! alhamduliilah, resmi deh gue jadi istrinya mas Khamid. Dan sekarang gue sangat menikmati sebagai istrinya si mas. Kalau pagi masak buat sarapan , nyiapin bekel untuk kerja, nyetrika pakaiannya, nyuci dan lain lainnya. Soalnya sekarang waktu gue udah banyak di rumahg semenjak gue resign dari pekerjaan pada 5 November 2018 lalu. Pertimbangan kesehatan dan waktu sih buat gue mutusin untuk resign. Alhamdulillah gue sangat bersyukur bisa jadi istrinya si mas heheheh.... Ga nyangka banget bisa secepat ini dan surprise banget kata temen temen gue , dengan waktu yang singkat gue nikah. Dissaat gue bener bener pasrah jodoh gue ga dateng dateng, gue pasrah ga ngottot nyari cwo hhaha, eeeehhh Alloh itu baik banget sama hambanya yang satu ini , yang kadang nakal hahha, Alloh memberikan Laki laki yang baik, soleh insya Alloh aamiin....
Gue percaya tidak ada yang tidak mungkin di dunia ini, jika Alloh sudah berkehendak maka jadilah. Semoga kami selalu bahagia dunia dan akhirat, hingga kakek nenek, dan segera punya anak cucu yang soleh dan solehah yang lucu lucu tentunya kaya gue hhahahaha...aamiin.


Jumat, 18 Agustus 2017

Semangat Baru

halooooo..akhirnyaa setelah sekian lama terbit juga aahaaaaayyyyy gausah kangen yaa ma gw hihiihxx

2017, setengah tahun ini gw udah melewatinya dengan baik. Alhamdulillah hampir satu tahun ini, gw udah bekerja di PT Serasi Gaya Busana yang bergerak di bidang garment sebagai Admin Mekanik. Yaaaah selalu saja berhubungan dengan lingkungan laki laki, Gw nyaman nyaman aja si disini. Dikelilingi dengan teman teman yang super baik. Tapi walaupun gw udah punya kerjaan seperti sekarang ini, gw masih lanjut dong mengejar cita cita gw, dan gw gak perlu bahas lagi apa yang pngin gw raih. Sialnya gw masih sama seperti tahun tahun lalu, yesss SINGLE,,ulallaaaaaa kappan ya kesinggelan ini berakhir. Gw kan udh pengin punya anak juga kaleee ha ha ha. Gak juga si, mksd gw, gw pengin bapak ibu gw liat gw punya anak,, aduuuh dilema banget kalau udah bahas kaya ginian deeeh adiuh please dehhhhh...
oh yaaa gw udah punya motor, beli pakai uang gw dan uang ortu, yaa second nan gapapa dong, yang penting masih bisa jalan hahhaa..okay deh intinya gw bahagia banget tahun ini, kakak gw mas untung udah pnya anak namanya MARYAM 'ABIDA , keren kaaan, semoga jadi anak yang solekha ya cantiiikkk...
udah dulu yeee..gw post malam malam gini sambil registrasi cpns kemenkumham, eeeehh siapa tau nasib gw bisa kaya abang gw hhahhahahaa

see you dear ....

Jumat, 20 Mei 2016

menyapa 2016

HAI haiii I come back again broo sist..hahhahaa lama deh ga muncul ,ni blog udh banyak sarang laba laba kali  yaaa...
2016 udah gue awali dengan haru biruu huhuhuh, banyak banget cobaannya , tapi alhamdulillah gue masih bisa diberi umur panjang hahhaaiiii...
terima kasih untuk semua yang telah mendoakan yaaa...


Kamis, 03 September 2015

RESIGN KERJA

haloooo hahah akhirnya, gue bisa bernapas lega..aaaaahhhhhhhhh

5 September 2015 gue resmi resign dari tempat kerja gue yihaaaayy, mau jadi calon pengangguran kok seneng, hiks hiks. Gini, bukan gue  lepas tanggung jawab atau kabur atau melarikan diri atau gimana, tapi ini bener bener udah jadi keputusan gue. Pengin cari suasana yang baruuu getoo loohh.

Surat resign udah gue kirim email ke bos gue di kantor pusat. Gaji bulan Agustus udah gue terima. Alhamdulillah, mulus... Gue kadang ngerasa sedih, udah susah senengg di sini. Tapi sekali lagi ini keputusan gue. Ada hal banyak yang harus gue benahi di rumah.

Brebes...gue punya keluarga baru di sini, teman baru, adik2 baru. Menyenangkan ! thats great.
Tapi gue punya impian lain, tidak hanya di dunia per TKI an ini aja. Gue masih pengin kuliah, Dan gue pengin selalu dekat sama bapak ibu di rumah, Ngerawat tanaman tanaman guee di rumah. Tiap sore nyiram bunga sama bapak.

Gue percaya, Alloh pasti akan kasih rejeki lain, yang tak terduga, tinggal gue nya aja yang berusaha dan berdoa.Gak apa apa, mungkin ini sulit tapi ini harus dilalui dengan hati yang lapang, tetap semangattt.......



Ira tetap dengan semangat yang membaraa


Minggu, 23 Agustus 2015

Gagal Kuliah Lagi

Minggu, 23 Agustus 2015, dengan semangat aku dan Wiwin temanku berjalan dengan langkah pasti menuju jalan raya untuk menunggu bis. Minggu itu, aku dan dia berniat ikut mendaftar program beasiswa dari Universitas Peradab Bumiayu. Kami langsung mengikuti tes. Betapa senangnya ketika kami dinyatakan lulus dan diterima sebagai calon mahasiswa baru. Aku mengambil Ilmu Komunikasi dan Wiwin mengambil Agrobisnis.

Ketika sampai di rumah, kukatakan pada bapak ibu, dari raut wajah mereka, aku sedikit kecewa. Aku paham betul mereka sangat was was sekali ketika mendengar bahwa aku ingin sekali kuliah dan meninggalkan pekerjaan ini. Mereka bohong kalau mereka ingin aku kuliah, Yaaa Tuhan , aku tidak bermaksud dan tidak ingin marah kepada mereka. Tapi situasi kondisi ini menyebalkan. Betapa tidak kami menanggung beban yang sangat berat. Kami harus membayar 20 juta lebih untuk rumah yang kami tempati yang harus dibayarkan kepada saudara saudara dari bapak. Aku ingin meringankan beban mereka, tapi aku juga ingin kuliah, Aku sudah tidak betah disini aku sudah ingin cepat cepat resign. Aku ingin kerja yang dekat rumah saja. Aku ingin kuliah.......

Akhirnya kuputuskan, biarlah aku gagal lagi kuliah tahun ini..biarlah kehendak Tuhan nanti seperti apa..biarlah aku seperti ini saja...untuk meronta, mengeluh, menangis, berteriak..aku sudah tak mampu lagi...rasanya sakit, perih sesak..dada seperti di hantap kerasnya batu.

Aku hanya ingin kuliah, tapi bapak ibu mengkhawatirkan kondisi ekonomi keluarga kami. Aku paham betul, aku mengerti, apalagi dengan sikon pekerjaanku saat ini, dan aku mulai tidak betah....


Aku ingin sekolah lagi......
Aku ingin mereka tahu bahwa aku ini punya potensi
Aku ingin mereka bangga...
Aku ingin belajar lagi....
Aku ingin sekolah....






Ira dengan mata yang sembab menulis ini,